Kamis, 22 Januari 2009

Pada sebuah pagi

Dengungan nyamuk yang lapar, bergema mengisi malam yang hampir menjadi pagi. Mengitariku dan mendarat ditanganku. Disitulah ia akan kenyang. Menghisap darahku dengan puas, saat aku tertidur pulas. Saat itu juga aku mulai terbangun dari mimpi yang membelenggu kalbu. Suara adzan mulai bersahutan. Pertanda malam telah usai, dan pagi akan dimulai. Akupun mulai melaksanakan shalat yang telah menjadi kewajiban.

Rabu, 21 Januari 2009

i love Allah...


Kamis, 15 Januari 2009

renunganku pada sebuah malam

Dinginya malam semakin menusuk tulang. Bahkan semakin dalam merasuk dikalbu, yang saat itu terasa sepi, sendiri. Hanya luka yang mengisi sepanjang waktu. Luka hasil ulah diriku sandiri.
Penghianatan kepada nasihat orang tua, membuatku terjebak pada sebuah dunia hitam. Sholat, amal kebajikan, kejujuran yang dianjurkanya telah kulalaikan. Hingga saat ini, sepertinya azab telah menimpaku. Bertobe-tobe masalah hadir dalam keseharianku. Semakin berat, hingga mungkin tak dapat kulalui hidup ini. Namun dalam prinsipku, kan kujadikan ini sebagai peringatan tuhan. Agar aku kembali padaNya. Pada jalan kebenaran yang diridhoinya.
Kini aku masih bimbang dengan apa yang harus kulakukan sekarang. Sekejap, sedetik, dan sesaat, sebuah tindakan mulia telah hadir dibenak. Mungkin ini kiriman malaikat. Yang menyuruhku untuk bersujud, dan berkata "aku bertaubat ya Allah..."